Sabtu, 05 Maret 2011
Jumat, 25 Februari 2011
POLA PENYERANGAN DALAM BOLA BASKET
POLA PENYERANGAN DALAM BOLA BASKET
Perkembangan basket dari tahun ketahun sangat pesat dan persaingan tim-tim basket dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional semakin ketat, hal ini mendorong platih-platih untuk membuat strategi-strategi atau pola-pola permainan yang lebih kreatif dan inovatif,Pola penyerangan merupakan rencana penyerangan yang bertujuan untuk membentuk serangan yang lebih tajam, Pola penyerangan dalam bola basket dapat diklakukan dengan cara :
1.Set offens
Serangan yang direncanakan dan dibangun dari awal sampai
penyelesaian akhirnya (finishing tought),merupakan kebalikan dari
serangan fast break.
2. Fast break.
Serangan yang dilakukan secara serentak dan cepat sebelum lawan
sempat membuat pola pertahanannya (mencapai balans
pertahan).Tujuannya menempatkan satu atau dua orang penyerang dalam
posisi bebas untuk mencetak angka.
3. Shuffele.
Suatu sistem penyeranagn yang dilakukan oleh semua pemain dari
satu regu bergerak dari satu posisi ketempat lain dengan teratur
sesuai rencana guna membuka/mendapatkan kesempatan mencetak gol.
4.double pivot offence.
4.double pivot offence.
Cara menyerang suatu tim dengan menempatkan dua pemain
masing-masing (biasanya pemain jangkung) berada jauh disudut daerah
pertahanan lawan,satu diujung kiri dan satu diujung kanan.
5.Give and go weave.
5.Give and go weave.
Serangan bergerombol pergi dan datang.
Cara menyerangsuatu regu yang melibatkan lima pemai untuk terus
bergerak sambil saling mengoper guna mencapai lubang pertahanan
lawan. Playmaker:Pengatur serangan,biasanya dilakukan oleh seorang
pemain inti.
6.Drive,driving
Gerakan cepat dan agresif seorang penyerang yang mendribble bola
sambil menerobos ke basket lawan dengan keinginan besar untuk
mencetak gol.
Kamis, 24 Februari 2011
MENINGGAL SETELAH BERMAIN SEPAK BOLA
MENINGGAL SETELAH BERMAIN SEPAK BOLA
Sepak bola adalah salah satu olahraga yang paling banyak digemari di seluruh dunia. karena selain memang permainan ini asik dimainkan juga memiliki nilai-nilai untuk meningkatkan kebugaran Jasmani. Namun mengapa banyak pula orang-orang yang meninggal setelah bermain sepak bola? Kematian yang datang memang tak bisa disangka-sangka. dimanapun dan kapanpun maut akan segera datang. kematian setelah bermain sepakbola hanyalah sebuah jalan yang telah diatur oleh yang Maha Kuasa. Kematian setelah bermain sepakbola lebih banyak diakibatkan oleh ganguan jantung .INI ADALAH BEBERAPA TOKOH di indonesia yang meninggal setelah bermain sepak bola.
1. Benyamin Sueb
Benyamin Sueb (lahir di Kemayoran, Jakarta, 5 Maret 1939 – meninggal 5 September 1995 pada umur 56 tahun) adalah pemeran, pelawak, sutradara dan penyanyi Indonesia. Benyamin menghasilkan lebih dari 75 album musik dan 53 judul film.
Benyamin yang telah empat belas kali menunaikan ibadah haji ini meninggal dunia setelah koma bbrapa hari seusai main sepak bola pada tanggal 5 September 1995, akibat serangan jantung. Benyamin dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta. Ini dilakukan sesuai wasiat yang dituliskannya, agar dia dimakamkan bersebelahan dengan makam Bing Slamet yang dia anggap sebagai guru, teman, dan sosok yang sangat mempengaruhi hidupnya.
sumber : http://www.syahadi.com
2. Basuki
Basuki memulai kariernya sebagai pelawak di panggung Srimulat sejak 1981.
Pria kelahiran Surakarta, 5 Maret 1956, ini kemudian banyak main di film komedi layar lebar yang marak pada dekade 80-an.
Basuki keluar dari Srimulat pada tahun 1986, lalu turut membentuk grup lawak Merdeka dan Batik bersama Kadir, Timbul, Nurbuat, dan Rohana.
Tapi kelompok mereka tak bertahan lama.
Namanya semakin melejit saat memerankan tokoh Mas Karyo dalam serial televisi Si Doel Anak Sekolahan pada 1992
Basuki meninggal 12 Desember 2007.
Mantan anggota Srimulat ini pingsan seusai bermain futsal dan mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Melia, Cibubur, Depok.
Jenazah almarhum, yang meninggalkan seorang istri, tiga anak, dan satu cucu, dimakamkan di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
3. Adjie Massaid
Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau lebih dikenal dengan Adjie Massaid (lahir di Jakarta, 7 Agustus 1967 – meninggal di Jakarta, 5 Februari 2011 pada umur 43 tahun) adalah aktor dan model Indonesia keturunan Jawa-Madura-Belanda. Ia adalah anggota DPR-RI periode 2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Demokrat.
Adjie mengawali kariernya di Indonesia sebagai model catwalk. Debutnya di dunia akting dimulai dalam film layar lebar karya Garin Nugroho, Cinta Dalam sepotong Roti (1990).
Adjie Massaid meninggal pada hari Sabtu, 5 Februari 2011, pukul 00.00. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 43 tahun di RS Fatmawati akibat serangan jantung. Jenazah Adjie disemayamkan di rumah duka (Taman Cilandak) dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Sebelum meninggal, Adjie Massaid sempat bermain bola di lapangan Lebak Bulus, Jakarta bersama Rico Ceper.
4. Eri Irianto
26 tahun, pemain Persebaya Surabaya, meninggal dunia, diduga akibat gagal jantung, pada 3 April 2000 di RSUD dr Soetomo, beberapa jam setelah bertanding melawan PSIM Yogyakarta.
5. Jumadi Abdi
Jumadi Abdi (lahir di Balikpapan, 14 Maret 1983 – meninggal di Bontang, 15 Maret 2009 pada umur 26 tahun)[1] adalah pemain sepak bola Indonesia berposisikan sebagai gelandang yang bermain untuk Bontang PKT (kini Bontang FC) di musim 2008. Sebelum bermain untuk Bontang PKT, ia pernah bermain untuk Persiba Balikpapandan Persikota Tangerang.
Jumadi Abdi mengalami koma selama 1 minggu karena limpa pecah dan usus bocor akibat tekel brutal Denny Tarkas (Persela) saat laga PKT vs Persela 8 Maret silam.
Selasa, 22 Februari 2011
Mengukur Berat badan Ideal
Tiba-tiba….seorang rekan mengirim sms, isi sms-nya menanyakan
mengenai cara mmenghitung berat badan ideal…hehehe… untuk memudahkan
rekan-rekan yang lain dan menambah postingan yg memang sudah lama saya
gak posting di blog “kadeudeuh” ini, ini lah bebarapa cara menghitung
berat badan ideal.
A. Rumus Umum
Rumus ini biasanya dipakai untuk orang dewasa usia diatas 30 tahun
Perkiraan Berat Badan Normal = Tinggi Badan – 110
Contoh :
Tinggi badan : 170 cm
Maka Berat badan kita = 160 – 110 = 50 kg.
seseorang dapat dikatakan :
A. Rumus Umum
Rumus ini biasanya dipakai untuk orang dewasa usia diatas 30 tahun
Perkiraan Berat Badan Normal = Tinggi Badan – 110
Contoh :
Tinggi badan : 170 cm
Maka Berat badan kita = 160 – 110 = 50 kg.
seseorang dapat dikatakan :
- Overweight / kelebihan Berat Badan jika Hasil dari perhitungan rumus tersebut lebih dari 10% s/d 20%.
- Obesitas / Kegemukan jika Hasil dari perhitungan rumus tersebut lebih dari 20%
- Kurus = Hasilnya 10% kurang dari yang seharusnya.Rumus simple ini
tidak dapat terapkan secara umum. patokan berat badan ideal pria
berbeda dengan wanita, pun dengan orang dewasa dan anak-anak.a. Berat
Badan Ideal Bayi (Anak 0-12 bulan)
Rumus = (umur (bln) / 2 ) + 4b. Berat Badan Ideal untuk Anak (1-10 tahun)
Rumus = (umur (thn) x 2 ) + 8c. Remaja dan dewasa
Rumus = (TB – 100) – (TB – 100) x 10%
atau
Rumus = (TB – 100) x 90% d. Ibu Hamil :
Rumus = BBI + (UH x 0.35)
BBIH = Berat Badan Ibu Hamil
UH = Umur Kehamilan dalam Minggu
0.35 = tambahan berat badan kg per minggu
keterangan:
BBI = (TB-110) jika Tinggi Badan diatas 160 cm
BBI = (TB-105) jika Tinggi Badan dibawah 160 cm
BBI = (TB-100) jika Tinggi Badan dibawah 150 cm
Sabtu, 19 Februari 2011
Mengajar Penjas yang Ilmiah
MENGILMIAHKAN PEMBELAJARAN PENJAS. haruskah?
tujuan pembelajaran penjas adalah agar anak memiliki keterampilan gerak yang memadai.
Keterampilan gerak merupakan kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh siswa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Apabila seorang anak mempunyai keterampilan gerak yang baik, maka dia mempunyai kesempatan yang besar untuk dapat menguasai
kecakapan hidup yang dibutuhkan.
Rekan-rekan guru Penjas seluruh dunia yang saya hormati, melalui tulisan ini saya tidak bermaksud untuk “mengajari berenang kepada angsa”, saya hanya ingin berbagi pengalaman saja setelah saya di supervisi oleh pengawas dari dinas.
saat di supervisi, sedang mengajar materi tolak peluru gaya menyamping dan gaya O’brien, seperti biasa..sebelum siswa melakukan teknik tolak peluru (shot put), saya berikan tutorial teknik gerakan tolak peluru yang benar, saya memberikan contoh gaya menyamping dan O’brien. saya jelaskan kepada murid-murid saya bahwa pada gaya menyamping badan di miringkan dulu, lalu gerakan langkah kaki menyamping/step dengan cepat lalu menolak peluru. saya jelaskan kenapa badan kita harus condong terlebih dahulu??? alasannya adalah agar memperolaeh gaya dorong yang besar untuk membantu tolakan.kalau tidak dimiringkan maka powernya kurang.Badan miring ibarat pegas yang di tarik lalu dilepaskan….akan menimbulkan daya dorong yang kuat. itulah pernjelasan” ilmiah” mengenai teknik tolak peluru gaya menyamping.
Ilmiah yang dimaksud disini adalah…bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan.meng·il·mi·ah·kan v menjadikan ilmiah atau bersifat ilmu; mengilmukan.
penjelasan demikian mungkin bagi kita guru penjas merupakan hal yang sepele atau biasa, tapi bagi siswa penjelasan demikian akan memperjelas mereka mengenai tujuan pembelajaran penjas yang mereka lakukan. Pelajaran penjas bukan semata-mata menyuruh anak bergerak dan mengeluarkan keringat, tapi pelajaran penjas adalah pelajaran mengenai “mempelajarai gerakan yang benar”, motivasi dan juga pelepasan ketegangan, sehingga pelajaran penjas akan lebih disukai oleh siswa.
Selasa, 07 Desember 2010
OLAHRAGA YANG MENGERIKAN
Olahraga Yang Mengerikan : dari Indonesia.
1. ADU KEPALA“Adu kepala sering ditampilkan terutama pada upacara adat, perkawinan, khitanan dan menyambut hari-hari besar seperti HUT Proklamasi Kemerdekaan RI,” kata M Said (40), salah serang atlet adu kepala di Mataram, Jumat.
Olahraga tradisional adu kepala cukup mengerikan karena kedua atlet saling membenturkan kepala setelah berlari atau mengambil ancang-ancang dari jarak sekitar lima meter. Anda mau coba olahraga ini, saya sarankan anda harus punya adangan kepala…kalau kepala yang satu pecah…ganti dengan kepala cadangan, hehehe…..
2. SEPAK BOLA API
Sepak bola api sering dimainkan di pesantren-pesantren oleh para santri selepas shalat isya. resiko sepak bola api ini adalah bisa saja kaki terbakar atau melepuh bahkan pernah ada yang celana pemainnya terbakar,, wah bagaimana kalau badan yang tebakar..hmm….luar biasa….
tidak hanya di tendang
3. SEPAK BOLA DURIAN
wah ada-ada saja ya.. enak tuh habis main bola durian langsung dimakan…hehehehe.. anda mau coba main sepak bola durian ..saya sarankan coba deh…..
Selasa, 19 Oktober 2010
Tenis Meja
SEJARAH TENIS MEJA
SEJARAH INTERNASIONAL
Permainan tenis meja mulanya dikenal sebagai hiburan ringan bagi masyarakat.namun dari mana asal permainan ini kapan dan siapa yang mula-mula menciptakannya, diperoleh keterangan dari beberapa sumbr sebagai berikut :
1. Pada zaman purbakala, di Iran permainan ini menggunakan kayu untuk memukul bola dari usus binatang yang di isi angin.
2. Bangsa Prancis pada abad ke XII, bolanya terbuat dari kertas diktat dan dipukul dengan tangan.
3. Bangsa India, menggunakan bola bersayap bulu dan pemukulnya kayu yang dibungkus dengan kulit binatang menjangan.
4. Beberapa sumber mengatakan bahwa permainan ini berasal dari inggris.berasal dari permainan tenis kuno pada abad pertengahan seperti gossima dan whiff whaff´ dikembangkan oleh angkatan bersejata Inggris yang berkedudukan di India sebagai rekreasi di waktu senggang. Meja yang di gunakan belum ada ukuran dan net terbuat dari tali sepatu boat, alat pemukulnya terbuat dari serpihan kayu yang menyerupai raket seperti yang di gunakan untuk bermain tenis.
5. Pada abad ke 19 sudah digemari di Inggris dan Eropa. Di Amerika serikat sudah mulai banyak dilakukan. Pada waktu di beri nama gossima´ atau ping-pong´. Pada tahun 1990 permainan tenis meja disempurnakan oleh negara-negara Eropa Barat. Permainan ini menjadi popular pada tahun 1905 E.C. Goode dari London memperkenalkan raket dengan permukaan karet. Tanggal 15 januari 1926 atas perkasa Dr. Georg Lehnman dari Jerman di bentuk satu organisasi tenis meja tingkat internasional dengan singkatan ITTF (International Table Tennis Federation) dengan presiden nya Hon Ivor Montagu dari Inggris.
SEJARAH TENIS MEJA DI INDONESIA
Permainan tenis meja di Indonesia di kenal pada tahun 1903. Pada masa itu hanya golongan tertentu dari golongan pribumi yang dapat latihan. Pada tahun 1939. sebelum perang dunia pecah tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Pada tahun 1958 dalam kongresnya di Surakarta PPPSI berubah menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). Tahun 1960 PTMSI telah menjadi anggota TTFA. PTMSI sangat pesat perkembangannya dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan tenis meja berdiri, misalnya di : PORDA, PON, POMDA, PORSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA dan lain-lain. Indonesia selalu diundang dalam kejuaraan kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961.
TEKNIK DASAR PERMAINAN TENIS MEJA
Teknik dasar permainan tenis meja dapat dibedakan menjadi :
1. GRIP (pegangan bet) dan Drive (pukulan)
2. SERVICE
1. GRIP
Dalam permainan tenis meja pegangan atau grip telah menimbulkan perbedaan bagi pelatih. pegangan yang sering di pakai yaitu :
1. Shakehand grip

Deskripsi Gerakan Fore Hand Drive
1. Kaki kiri di depan
2. Kaki kanan dibelakang ( bagi pemain tangan kanan, sedangkan pemain tangan kiri sebaliknya )
3. Badan menyorong45 ยบ dengan lutut di bengkokkan.
4. Bet ditarik kesamping belakang
5. Kepala bet menghadap serong ketanah dengan lengan agak kebawah.
6. Pergelangan tangan agak dibengkokkan
7. Kepala bet menghadap serong ketanah dengan lengan agak kebawah.
8. Pergelangan tangan agak dibengkokkan. Diskripsi Gerakan Back Hand Drive
9. Kaki berada didepan
10. Kaki kiri berada dibelakang ( bagi pegangan tangan kanan, dan bagi tangan kiri sebaliknya ). 11. Badan menyerong kekiri dan dan lutut dibengkokkan.
12. Bet kesamping badan dekat pinggang sebelah kiri hingga lengan keatas
13. Pergelangan tangan tidak dibengkokan Beberapa perbedaan antara Fore Hand dan
Back Hand Drive.
Walaupun pada dasar Back Hand Drive adalah kebaikan dari Fore Hand Drive, terdapat bebera perbedaan teknik pukulan, antara lain :
1. Pegangan sedikit berbeda. Khusus wanita menggunakan ibu jari kearah dalam bet (blade) untuk memperoleh extra support dalam melakukan back hand drive.
2. Ayunan tangan kebelakang lebih pendek agar lebih cepat tetapi pukulan tidak sekeras pada Fore Hand Drive.
3. Posisi badan lebih dekat ke bola dari pada Fore Hand Drive.
4. Jangkauan Fore Hand Drive yang menyilang tubuh, sedangkan Fore hand tidak menyilang tubuh.
2. Penhold grip

Penholg grip adalah cara memegang bet seprti orang yang memegang pena. Cara memegang ini hanya digunakan pada satu permukaan bet. Seperti yang dijelaskan (Sutarmin,2007:15) Penhold grip atau memegang tangkai bet hanya dapat digunakan untuk satu permukaan bet saja. Cara memegang ini sangat efektif untuk pukulan forehand tetapi kurang efektif untuk pukulan backhand. Cara memegang ini hanya digunakan untuk pemain dengan tipe bertahan. Kelebihan bermain dengan teknik penhold grib adalah mampu memukul backhand dengan cepat, pada waktu servis mudah menggerakkan pergelangan tangan, dan yang paling penting adalah sesuai untuk memukul forehand. Sedangkan kelemahan menggunakan teknik penhold grip adalah kesulitan dalam melakukan pukulan backhand dan tidak efektif dalam permainan bertahan.
2. TEKNIK SERVIS

Servis yaitu memukul bola untuk menyajikan bola pertama (Sutarmin,2007:17).Ada beberapa teknik servis yaitu servis forehand topspin, servis backhand topspin, servis forehand backspin, servis backhand backspin. Topspin merupakan arah putaran bola (dimana bola berputar searah jarum jam). Backspin merupakan arah putaran bola juga (bola berputar berlawanan jarum jam). Cara melakukan servis :
2 . Server kemudian melambungkan bola ke atas nyaris vertikal, tanpa memberikan putaran (spin), bola juga naik sekurang-kurang 16cm setelah lepas dari telapak tangan bebas dan kemudian jatuh tanpa bersentuhan dengan sesuatu sebelum dipukul.
3. Selama bola sedang jatuh dari lambungan, server harus memukul bola sehingga bola pertama kali menyentuh bagian-meja server dan kemudian setelah melewati rakitan-net, kemudian langsung menyentuh bagian-meja receiver; dalam double, bola harus secara sukses menyentuh separuh bagian-meja kanan dari server dan receiver.
4. Mulai dari permulaan service sampai bola dipukul, bola harus berada di atas ketinggian permukaan-main (level of playing surfaces) dan di belakang garis-akhir (end line) dari server, dan bola tidak boleh terlindung dari penerima (receiver) baik terlindung oleh server atau partner doublenya atau terlindung oleh sesuatu yang mereka pakai atau bawa.
5. Segera selama bola sudah dilambungkan, lengan-bebas (free arm) server harus dihindarkan dari ruang antara bola dan net (space between the ball and the net).
Sumber :
1. http://www.allabouttabletennis.com
2. http://www.scribd.com
3. http://teknikdasarbermaintenismeja.blogspot.com
4. http://tenismejabos.wordpress.com
SEJARAH INTERNASIONAL
Permainan tenis meja mulanya dikenal sebagai hiburan ringan bagi masyarakat.namun dari mana asal permainan ini kapan dan siapa yang mula-mula menciptakannya, diperoleh keterangan dari beberapa sumbr sebagai berikut :
1. Pada zaman purbakala, di Iran permainan ini menggunakan kayu untuk memukul bola dari usus binatang yang di isi angin.
2. Bangsa Prancis pada abad ke XII, bolanya terbuat dari kertas diktat dan dipukul dengan tangan.
3. Bangsa India, menggunakan bola bersayap bulu dan pemukulnya kayu yang dibungkus dengan kulit binatang menjangan.
4. Beberapa sumber mengatakan bahwa permainan ini berasal dari inggris.berasal dari permainan tenis kuno pada abad pertengahan seperti gossima dan whiff whaff´ dikembangkan oleh angkatan bersejata Inggris yang berkedudukan di India sebagai rekreasi di waktu senggang. Meja yang di gunakan belum ada ukuran dan net terbuat dari tali sepatu boat, alat pemukulnya terbuat dari serpihan kayu yang menyerupai raket seperti yang di gunakan untuk bermain tenis.
5. Pada abad ke 19 sudah digemari di Inggris dan Eropa. Di Amerika serikat sudah mulai banyak dilakukan. Pada waktu di beri nama gossima´ atau ping-pong´. Pada tahun 1990 permainan tenis meja disempurnakan oleh negara-negara Eropa Barat. Permainan ini menjadi popular pada tahun 1905 E.C. Goode dari London memperkenalkan raket dengan permukaan karet. Tanggal 15 januari 1926 atas perkasa Dr. Georg Lehnman dari Jerman di bentuk satu organisasi tenis meja tingkat internasional dengan singkatan ITTF (International Table Tennis Federation) dengan presiden nya Hon Ivor Montagu dari Inggris.
SEJARAH TENIS MEJA DI INDONESIA
Permainan tenis meja di Indonesia di kenal pada tahun 1903. Pada masa itu hanya golongan tertentu dari golongan pribumi yang dapat latihan. Pada tahun 1939. sebelum perang dunia pecah tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Pada tahun 1958 dalam kongresnya di Surakarta PPPSI berubah menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). Tahun 1960 PTMSI telah menjadi anggota TTFA. PTMSI sangat pesat perkembangannya dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan tenis meja berdiri, misalnya di : PORDA, PON, POMDA, PORSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA dan lain-lain. Indonesia selalu diundang dalam kejuaraan kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961.
TEKNIK DASAR PERMAINAN TENIS MEJA
Teknik dasar permainan tenis meja dapat dibedakan menjadi :
1. GRIP (pegangan bet) dan Drive (pukulan)
2. SERVICE
1. GRIP
Dalam permainan tenis meja pegangan atau grip telah menimbulkan perbedaan bagi pelatih. pegangan yang sering di pakai yaitu :
1. Shakehand grip
Deskripsi Gerakan Fore Hand Drive
1. Kaki kiri di depan
2. Kaki kanan dibelakang ( bagi pemain tangan kanan, sedangkan pemain tangan kiri sebaliknya )
3. Badan menyorong45 ยบ dengan lutut di bengkokkan.
4. Bet ditarik kesamping belakang
5. Kepala bet menghadap serong ketanah dengan lengan agak kebawah.
6. Pergelangan tangan agak dibengkokkan
7. Kepala bet menghadap serong ketanah dengan lengan agak kebawah.
8. Pergelangan tangan agak dibengkokkan. Diskripsi Gerakan Back Hand Drive
9. Kaki berada didepan
10. Kaki kiri berada dibelakang ( bagi pegangan tangan kanan, dan bagi tangan kiri sebaliknya ). 11. Badan menyerong kekiri dan dan lutut dibengkokkan.
12. Bet kesamping badan dekat pinggang sebelah kiri hingga lengan keatas
13. Pergelangan tangan tidak dibengkokan Beberapa perbedaan antara Fore Hand dan
Back Hand Drive.
Walaupun pada dasar Back Hand Drive adalah kebaikan dari Fore Hand Drive, terdapat bebera perbedaan teknik pukulan, antara lain :
1. Pegangan sedikit berbeda. Khusus wanita menggunakan ibu jari kearah dalam bet (blade) untuk memperoleh extra support dalam melakukan back hand drive.
2. Ayunan tangan kebelakang lebih pendek agar lebih cepat tetapi pukulan tidak sekeras pada Fore Hand Drive.
3. Posisi badan lebih dekat ke bola dari pada Fore Hand Drive.
4. Jangkauan Fore Hand Drive yang menyilang tubuh, sedangkan Fore hand tidak menyilang tubuh.
2. Penhold grip
Penholg grip adalah cara memegang bet seprti orang yang memegang pena. Cara memegang ini hanya digunakan pada satu permukaan bet. Seperti yang dijelaskan (Sutarmin,2007:15) Penhold grip atau memegang tangkai bet hanya dapat digunakan untuk satu permukaan bet saja. Cara memegang ini sangat efektif untuk pukulan forehand tetapi kurang efektif untuk pukulan backhand. Cara memegang ini hanya digunakan untuk pemain dengan tipe bertahan. Kelebihan bermain dengan teknik penhold grib adalah mampu memukul backhand dengan cepat, pada waktu servis mudah menggerakkan pergelangan tangan, dan yang paling penting adalah sesuai untuk memukul forehand. Sedangkan kelemahan menggunakan teknik penhold grip adalah kesulitan dalam melakukan pukulan backhand dan tidak efektif dalam permainan bertahan.
2. TEKNIK SERVIS
Servis yaitu memukul bola untuk menyajikan bola pertama (Sutarmin,2007:17).Ada beberapa teknik servis yaitu servis forehand topspin, servis backhand topspin, servis forehand backspin, servis backhand backspin. Topspin merupakan arah putaran bola (dimana bola berputar searah jarum jam). Backspin merupakan arah putaran bola juga (bola berputar berlawanan jarum jam). Cara melakukan servis :
Forehand Topspin
Untuk melakukan forehand topspin pemaian berdiri dengan sikap
persiapan di meja bagian kanan dan menghadap sektor kiri meja
lawan.Tangan kanan memegang bet berada di kanan badan dengan siku
ditekuk sebesar sembilan puluh derajat.Telapak tangan kiri memegang
bola.Bola dilambungkan setinggi enam belas senti meter, kemudian dipukul
dengan bet.Usahakan pantulan bola tidak begitu tinggi dari net.
Backhand Topspin
Untuk melakukan backhand topspin pemain berdiri di tengah
meja dengan sikap persiapan. Tangan kanan memegang bet dengan
mendekatkanya ke pinggang sebelah kiri.Telapak tangan kiri memegang
bola. Lambungkan bola setinggi enam belas senti meter, pukul dengan
bet.Usahakan bola tidak begitu tinggi dari net sehingga pantulan bola di
meja lawan tidak begitu tinggi.
Backhand Backspin
Untuk melakukan backhand backspin pemain berdiri di tengah
meja dengan sikap persiapan.Tangan kanan memegang bet dengan
mendekatkanya ke pinggang sebelah kiri..Telapak tangan kiri memegang
bola.Lambungkan bola setinggi enam belas senti meter, pukul dengan
bet..Untuk melakukan pukulan ini hanya menggesek bagian belakang bola
dengan bagian bawah bet. Gerakan bet ke depan condong turun ke
bawah..Usahakan bola tidak begitu tinggi dari net sehingga pantulan bola
di meja lawan tidak begitu tinggi.
ATURAN SERVICE
1 . Service harus dimulai dengan bola diam bebas (resting freely) dalam telapak tangan terbuka dari tangan bebas (free hand) yang leluasa dari server.2 . Server kemudian melambungkan bola ke atas nyaris vertikal, tanpa memberikan putaran (spin), bola juga naik sekurang-kurang 16cm setelah lepas dari telapak tangan bebas dan kemudian jatuh tanpa bersentuhan dengan sesuatu sebelum dipukul.
3. Selama bola sedang jatuh dari lambungan, server harus memukul bola sehingga bola pertama kali menyentuh bagian-meja server dan kemudian setelah melewati rakitan-net, kemudian langsung menyentuh bagian-meja receiver; dalam double, bola harus secara sukses menyentuh separuh bagian-meja kanan dari server dan receiver.
4. Mulai dari permulaan service sampai bola dipukul, bola harus berada di atas ketinggian permukaan-main (level of playing surfaces) dan di belakang garis-akhir (end line) dari server, dan bola tidak boleh terlindung dari penerima (receiver) baik terlindung oleh server atau partner doublenya atau terlindung oleh sesuatu yang mereka pakai atau bawa.
5. Segera selama bola sudah dilambungkan, lengan-bebas (free arm) server harus dihindarkan dari ruang antara bola dan net (space between the ball and the net).
Sumber :
1. http://www.allabouttabletennis.com
2. http://www.scribd.com
3. http://teknikdasarbermaintenismeja.blogspot.com
4. http://tenismejabos.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)